Pencarian

News Update :

Translate

Pembunuh Ririn Puspitasari Telah Ditangkap

Rabu, 17 Juni 2015

MADIUN - Petugas Satuan Reskrim Polres Madiun, Jawa Timur, berhasil menangkap
pelaku pembunuhan Ririn Puspitasari,
yang jasadnya ditemukan di pinggir jalan
jembatan di Desa Nglandung, Kabupaten
Madiun.
Kepala Satuan Reskrim Polres Madiun AKP Mukhammad Lutfi mengatakan
pelaku adalah Muhammad Husein alias
Dedi (22), warga RT 13/RW 03, Dusun
Koripan, Desa Jogodayuh, Kecamatan
Geger, Kabupaten Madiun. Pelaku
merupakan salah satu teman dekat korban.
"Korban dibunuh oleh kekasihnya sendiri.
Kalau motifnya, tersangka merasa
cemburu karena korban memiliki tiga
orang teman dekat," ujar AKP
Mukhammad Lutfi, kepada wartawan, Selasa (15/6/2015).
Menurut dia, tersangka ditangkap polisi
kemarin malam di rumahnya.
Penangkapan tersebut berdasarkan hasil
olah tempat kejadian perkara (TKP) dan
sejumlah keterangan dari saksi dan keluarga korban. "Tersangka hingga kini
masih kami periksa, termasuk untuk
mengetahui cara pelaku membunuh
korban. Ini masih kami dalami terus,"
kata Lutfi.
Korban Ririn Puspitasari (21), merupakan warga Desa Kradegan, Kecamatan
Kebonsari, Kabupaten Madiun. Ia juga
tercatat sebagai mahasiswa di Akademi
Kebidanan (Akbid) Insan Cendekia
Medika, Jombang, yang saat ini sedang
menyusun Tugas Akhir (TA). Korban merupakan anak tunggal dari
pasangan Sumargito dan Gemi. Korban
juga dikenal pendiam dan tidak banyak
menyusahkan orang tua. Pihak keluarga
korban meminta polisi menghukum
pembunuh anaknya dengan hukuman yang seberat-beratnya. Sebab perlakuan
tersebut selain melanggar agama juga
melanggar aturan negara.
"Kami minta tersangka dihukum seberat-
beratnya, termasuk yang ikut membantu
terbunuhnya anak saya ikut dihukum. Saya tidak terima anak saya dibunuh,"
ucap Sumargito, dengan nada tinggi.
Tuntutan hukuman berat tersebut karena
Ririn merupakan anak tunggal yang
selama ini menjadi harapan keluarga.
Korban juga dikenal sangat baik. Seperti diketahui, Ririn Puspitasari
ditemukan warga dalam keadaan tidak
bernyawa di jalanan jembatan Desa
Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten
Madiun pada Senin (15/6). Jasad korban
tergeletak di dekat motor miliknya. Saat ditemukan, korban mengalami patah
tulang leher dan luka lebam pada bagian
kaki.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright Arek Japan Kulon 2010 -2011 | Design by Bukan Gagal Maksud | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.